SERTIFIKASI HUTAN

 

Dalam rangka pemenuhan terhadap regulasi maupun persyaratan standar lainnya sekaligus pembuktian terhadap praktek pengelolaan hutan yang memenuhi norma-norma kelestarian maka strategi melalui sertifikasi pengelolaan hutan lestari baik mandatory/wajibmaupun voluntary/sukarela ditempuh oleh Unit Manajemen untuk melihat sejauh mana praktek pengelolaan hutan sudah memenuhi persyaratan yang ada.

Sertifikasi yang telah ditempuh oleh Unit Manajemen antara lain:

  1. Sertifikasi PHPL, bersifat wajib sesuai Perdirjen PHPL P.14/PHPL/SET/4/2016 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PHPL dan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin atau Pada Hutan Tanaman.Masa berlaku sertifikat 25 Oktober 2018 sampai 24 Oktober 2023 dengan no sertifikat 001.6/EQC-PHPL/X/2018, dilakukan oleh LPPHPL PT. Equality Indonesia.
  2. Sertifikasi IFCC-PEFC, bersifat sukarela, masa berlaku 04 Juni 2018 sampai 03 Juni 2021 dengan no sertifikat AJA/IFCC-PEFC/FMC-HT/00005/VI/2015, dilakukan oleh AJA Certification.
  3. Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), bersifat wajib sesuai PP No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3.

Pada saat ini Unit Manajemen juga sedang dalam tahap penilaian terhadap pemenuhan standar ISO 14001:2015, OHSAS 18001.